Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi : Istana Damai

 


Tuan,

Aku sedang mencari istana

Yang katanya masyhur disana

Dengan segala titah damainya..

Tuan,

Ternyata aku sedang terbangun

Realita meleburkan segala impian

Memeluk erat jiwa yang lelah

Tuan, 

Sesungguhnya jiwa kecil ini rapuh

Ditikam perlahan oleh lisan dan tatapan

Tanpa memedulikan perasaan..

Tuan,

Biarkan aku tumbuh mengenal selaksa cinta..

Melepaskan belenggu nafsu dan ego..

Yang menjerat diriku hingga berontak..

Tuan,

Disanalah istana kedamaian

Pelabuhan luka batinku..

Semoga aku menemukan..


Sidoarjo, 8 Juni 2021















Puspasenja
Puspasenja Aku orangnya sabar. Ketika ada yang melempar dengan batu, aku membalas dengan bunga😚. Tapi dalam lubuk hati paling dalam pengen ngelempar potnya juga;)

9 comments for "Puisi : Istana Damai"