Muhasabah : Pernah Mikir Nggak Sih??
Pernah Mikir Nggak Sih???
Pernah nggak sih, di hati kita terselip " Ya Allah, aku sadar aku bukanlah hamba yang ta'at. Jauh dari kata ta'at. Tapi tolong Ya Allah, hamba ingin masuk surga".
Sadar nggak sih , gerutuan kamu itu termasuk sebuah muhasabah (intropeksi diri). Tapi contoh diatas Muhasabahnya sedikit maksa sih.
Allah itu bahagia banget denger hambaNya yang rindu denganNya. Menyebut namaNya saja bahagia banget apalagi ta'at sama Allah.
Tapi terkadang, kita inget Allah hanya saat kita BUTUH, saat kita TERTIMPA MUSIBAH.
Sisanya, saat kita diberi bahagia sama Allah...kitanya ngilang.
Disitulah keimanan kita yang sebenarnya diuji
Allah ingin melihat lebih jauh lagi
Sekhusyuk apa sholat kita? seberapa lama sujud kita saat hari-hari kita dikunjungi oleh "kebahagiaan dunia"
Dan sesering apa kita bercengkarama sama Allah ketika dimasa-masa itu. Di masa susah-susah kita..ketika nggak ada lagi manusia dan apapun yang bisa buat tempat kita bersandar. Selain Allah
Hey!!
Allah rindu sedekat itu dengan hamba Nya.
Coba sekarang kita menempatkan diri sejenak (minannaas). Di posisi , dimana kita jadi tempat pelampiasan saja, dekat hanya butuhnya saja.
Lalu , setelah orang itu telah menemukan jalan masalahnya. Dia lupa kita dan udah nggak sedeket yang dulu.
Pasti didalam hati kita ada kontradiksi alias perasaan kesel. ( kecuali orang yang sabarnya seluas lautan) alias tingkat arifin :)
Dan itu...
Nggak berlaku dengan Allah.
Allah masih membuka pintu taubat seluas-luasnya
Allah masih menunggu kita jadi yang lebih baik lagi
Allah Maha Pema'af
Allah Maha Penyabar
Yang Allah inginkan kita tetap ingat pada jalan pulang
Selalu bermuhasabah diri ,
Menjaga hubungan kita denganNya ( Hablumminallah).
Jaga sholat kita, hati kita
Maka Insya Allah
Allah mempermudah masalah kita.
Laa hawla wa laa quwwata illa billahi
Salam,
Penulis tak sebaik tulisannya

Masya'Allah,,,
ReplyDeleteSemoga bermanfa'at utk banyak org,,,
Semangat...