Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi : Senandung Janaloka

 Karya : Puspasenja

dok.pribadi


Anantara..

Bolehkah aku berbisik pada manik usa?

Melarungkan kama dalam purana 

Hingga tak ada muram arus tita..


Sementara gata...

Padika bertanya pada Sang Nala...

Menghembus udara sukma jiwanta...

Hingga luruh badra dalam anala..


Kini, pupus antaka...

Raga bertanya pada pelosok bacira..

Dimanakah tapak nirwana?

Yang kunjung beruntai citrapata..


Dirautnya braminta..

Apsara menabur tunas birama...

Menghapus gundah hidup campah...

Dalam sabda cinta janaloka...


💓 Bonus diksi (asal kata Sansekerta) : 

1. Anantara : tanpa jarak
2. Usa : malam
3. Kama : cinta
4. Purana : cerita lama 
5. Padika : sya'ir
6. Tita : air mata
7. Nala : jantung hati
8. Jiwanta : dalam ketenangan hidup
9. Badra : bahagia
10. Anala : badan/ tubuh
11. Antaka : meninggal dunia
12. Bacira : tanah lapang
13. Citrapata : lembaran hidup
14. Braminta : sedih
15. Apsara : dewa(i)
16. Campah : hambar
17 Janaloka : dari dunia manusia. 







Puspasenja
Puspasenja Aku orangnya sabar. Ketika ada yang melempar dengan batu, aku membalas dengan bunga😚. Tapi dalam lubuk hati paling dalam pengen ngelempar potnya juga;)

2 comments for "Puisi : Senandung Janaloka "

  1. Wah ilmu baru tentang diksi nih, jarang jarang ketemu kata langka kayak gini hehe

    ReplyDelete