Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi : Sarkastik Pagi



Pagi ini datang menjelang..

Tak ada tanda dari semesta yang menyapa..

Kabar riuh disebar sampai penjuru kota...

Pagi ini porak poranda...

Aku terasing dari lisan penggaduh..

Ingin muntah oleh sampah cemo'oh..

Diasapi hingga merantak hebat...

Ragaku hanya ringkih disini...

Bagaimana bisa aku berlari?

Sementara perlahan aku ditenggelamkan..

Hanya ingin bangkit dari jebakan lumbung biadab..

Dimanakah pertolongan dari lisan yang santun?

Ratapan dengan binar kasihnya?

Senyum tanpa terukir sinis..

Hati dengan kepenuhan tedeng aling-aling...

Oh, ku tak mau tewas perlahan...


Puspasenja
Puspasenja Aku orangnya sabar. Ketika ada yang melempar dengan batu, aku membalas dengan bunga😚. Tapi dalam lubuk hati paling dalam pengen ngelempar potnya juga;)

Post a Comment for "Puisi : Sarkastik Pagi"