Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi : Sebuah Rasa

Puisi  : Sebuah Rasa
 

Jejak ku redam di hening malam

Menyusuri ruang-ruang hampa

Menggeluti hiruk pikuk perasaan

Menoreh kisah meski letih

 

Ini rasa bukan alasan

Lidahku mendadak kelu

Hatiku tersekap bisu

Sungguh, ku tertegun ragu

 

Banyak sesuatu menari dikepala

Ada senyum membias malu

Menghiasi seluruh tajuk rasa

Aku diam, aku pelik

loading...
Puspasenja
Puspasenja Aku orangnya sabar. Ketika ada yang melempar dengan batu, aku membalas dengan bunga😚. Tapi dalam lubuk hati paling dalam pengen ngelempar potnya juga;)

Post a Comment for "Puisi : Sebuah Rasa"