Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi: Kutukan Malam Minggu

Sepi, jalanan itu lengang

Redupnya  malam menambah cekam

Sang Purnama temaram 

Bintang pun menyembunyikan diri

Mungkin semesta merajuk

Akan ego yang terus berkuasa

Hingga porak poranda

Sampai kapan kau mencipta keadaan ini? 

Kau ingin cahaya? Kau sendiri memadamkannya dengan api kuasamu.

Pulanglah ..

Dengan penyesalanmu yang membawa tetes air mata...

Dengan malammu yang kau habiskan bercengkrama denganNya..

Buat Sang Pemilik Semesta tersenyum kembali..


Sidoarjo , 4 April 2020







 

loading...
Puspasenja
Puspasenja Aku orangnya sabar. Ketika ada yang melempar dengan batu, aku membalas dengan bunga😚. Tapi dalam lubuk hati paling dalam pengen ngelempar potnya juga;)

Post a Comment for "Puisi: Kutukan Malam Minggu"