Puisi Pendek : Hujan Terakhir
Ku melangkah dalam sepi
Tahajud dalam fajar
Esok kan ku temukan
luka
Luka cerita, bahagia,
dan penantian
Pelangi menyambut
seketika ku berhenti
Menyeringai fajar dalam
kemilau sang kejora
Dan kini aku
berhenti... aku berhenti dalam tangisan
Senyuman pelangi
menyambutku...
Aku bertahan...
Senyum , meyakinkanku
Menorehku dengan
kebenaran

Post a Comment for "Puisi Pendek : Hujan Terakhir"